Gejala Awal Liver
Selasa, 19 Mei 2015
0
komentar
Gejala Awal Liver informasi kali ini pasti sangat penting bagi orang yang terkena liver.
Klik Disini untuk info obat liver
Untuk Konsultasi
Alamat Kami : Jln. Noenoeng Tisna Saputra Kota Tasikmalaya – 46115, Indonesia
SMS & Telp : 0821.3087.4141
PIN BB : 27d08152
Liver
atau hati adalah
organ terbesar dalam tubuh padat dan juga dianggap kelenjar karena di antara
banyak fungsi, itu membuat dan mengeluarkan
empedu. Liver ini terletak di bagian kanan atas perut dilindungi oleh
tulang rusuk. Penyakit
liver adalah setiap gangguan fungsi liver yang menyebabkan penyakit.
Liver bertanggung jawab untuk fungsi-fungsi kritis dalam tubuh, hilangnya
fungsi-fungsi dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan pada tubuh.
Liver adalah satu-satunya
organ dalam tubuh yang dapat dengan mudah mengganti sel yang rusak, tetapi jika
sel-sel cukup hilang, liver tidak mungkin dapat memenuhi kebutuhan tubuh.
Liver
dapat rusak dengan berbagai cara :
- Sel terjadi peradangan (seperti pada hepatitis: hepar = liver + itis = peradangan).
- Aliran empedu terhambat (seperti di kolestasis: chole = empedu + stasis berdiri =).
- Kolesterol atau trigliserida menumpuk (seperti di steatosis; steat = lemak + osis = akumulasi).
- Jaringan liver rusak oleh bahan kimia dan mineral, atau disusupi oleh sel-sel abnormal.
Penyebab
Penyakit Liver
- Penyalahgunaan alkohol
Alkohol secara langsung racun bagi sel hati dan dapat menyebabkan peradangan hati, disebut sebagai hepatitis alkoholik. - Sirosis
Sirosis adalah tahap akhir dari penyakit hati. Jaringan parut pada hati dan hilangnya sel hati berfungsi menyebabkan hati untuk gagal. - Banyak jamur beracun
bagi liver dan makan jamur tak dikenal berkumpul di alam liar dapat mematikan.
- Infeksi hepatitis
Hepatitis A adalah infeksi virus yang menyebar terutama melalui rute fecal-oral ketika sejumlah kecil dari kotoran yang terinfeksi secara tidak sengaja tertelan.
Hepatitis B ditularkan oleh paparan cairan tubuh (jarum dari pencandu obat, darah yang terkontaminasi, dan kontak seksual) dan dapat menyebabkan infeksi akut, tetapi juga dapat berkembang menjadi kronis menyebabkan peradangan (hepatitis kronis) yang dapat menyebabkan sirosis dan kanker liver.
Hepatitis C menyebabkan hepatitis kronis.
Hepatitis D adalah virus yang membutuhkan infeksi bersamaan dengan hepatitis B untuk bertahan hidup, dan menyebar melalui paparan cairan tubuh (jarum dari pencandu obat, darah yang terkontaminasi, dan kontak seksual).
Hepatitis E adalah virus yang menyebar melalui paparan makanan dan air yang terkontaminasi. - Virus
Lain
Virus lain juga dapat menyebabkan peradangan liver atau hepatitis sebagai bagian dari cluster gejala. Infeksi virus dengan infeksi mononucleosis (virus Epstein Barr), adenovirus, dan virus sitomegalo dapat mengobarkan liver. Non-virus infeksi seperti toksoplasmosis dan Rocky Mountain spotted fever adalah penyebab kurang umum.
- Akumulasi LemakNASH atau non-alkohol
steatohepatitis (juga disebut sebagai "fatty liver") menggambarkan
akumulasi lemak dalam liver yang dapat menyebabkan peradangan liver dan
penurunan bertahap dalam fungsi liver.
Hemochromatosis
Gejala klasik penyakit liver
diantaranya:
- Mual,
- Muntah,
- Kuadran kanan atas perut sakit
- Jaundice (perubahan warna kuning pada kulit karena konsentrasi bilirubin tinggi dalam aliran darah).
Kelelahan, kelemahan dan
penurunan berat badan juga mungkin terjadi.
Namun, karena ada berbagai
penyakit liver, gejala cenderung spesifik untuk penyakit yang sampai stadium
akhir penyakit liver dan gagal liver terjadi.Klik Disini untuk info obat liver
Untuk Konsultasi
Alamat Kami : Jln. Noenoeng Tisna Saputra Kota Tasikmalaya – 46115, Indonesia
SMS & Telp : 0821.3087.4141
PIN BB : 27d08152
link sumber : http://acemaxs31.com/obat-herbal-liver/
Baca Selengkapnya ....












